Cerita Perang Dunia Ketiga

Sumber: Kompas | Sabtu,31 Agustus 2019

Cerita Perang Dunia Ketiga

Menulis fiksi tentang kondisi geopolitik pada masa mendatang bukan hal yang mudah. Selain gagasan yang matang dan kepiawaian bercerita, dibutuhkan riset serta pemahaman yang baik tentang politik, perkembangan sosial, dan pengetahuan tentang sains. Lewat novel berjudul Ghost Fleet, penulis PW Singer dan August Cole mampu menghadirkannya.

JUDUL novel ini meminjam istilah dari angkatan laut ghost fleet, kapal laut yang dipersenjatai lengkap tetapi dinonaktifkan-dan karenanya dinamai armada hantu. Buku ini berkisah tentang Perang Dunia Ketiga yang dirarnalkan akan segera terjadi.

Pada perang tetsebut, pasukan marinir bertempur dalam dahsyatnya peperangan Pearl Harbour modern; para pilot pesawat tempuf berusaha rnengalahkan  drone-drone antiradar; juga para peretas remaja yang berupaya membobol sistem pertahanan negara. Cerita makin kompleks dengan adanya miliarder Silicon Valley yang memobilisasi perang dunia maya dan seorang pembunuh berantai yang membawadendam pribadinya.

Detail-detailnya digarap dengan apik. Sambil menikmati cerita, pembaca mendapat pengetahuan baru soal jenis-jenis kapal perang atau bagaimana riset dan eksperimen untuk mendukung rneningkatnya kekuatan pertahanan dilakukan. Pembaca akan dibawa menjelajah stasiun ruang angkasa sampai kapal selam, juga beragam wilayah militer di seluruh dunia.

Latar belakang dan keahlian PW Singer dan August Cole menjadi kekuatan novel ini dalam mengisahkan pertikaian geopolitik dunia yang melahirkan Perang Dunia Ketiga. Singer adalah ahli strategi di New America Foundation, pernah menjabat sebagai pemimpin 21st Century Security dan intelijen di Brookings Institution.

Cole adalah mantan penulis di Wall Streetjournal dan gemar menulis fiksi terkait kebijakan politik luar negeri dan pertahanan nasional di Amerika pada abad ke-21. Analisis tentang politik, militer, dan intelijen membuat cerita Ghost Fleet lebih meyakinkan, khususnya terkait persaingan tiga kekuatan dunia, Amerika Serikat, China, dan Rusia. [NOV]