SEJARAH STASIUN KERETA DARI STASIUN JAKARTA KOTA

Sejarah Stasiun Kereta Dari Stasiun Jakarta Kota

Keberadaan stasiun kereta api merupakan salah satu bagian penting dari transportasi sebuah kota. Rute kereta dengan jalur-jalur perhentiannya telah ada di Ibu Kota sejak masa pemerintahan Belanda. Selama periode 1864-1942, Belanda telah mengembangkan 13 stasiun kereta api. Salah satu stasiun kereta yang dulu punya peran penting sebagai jalur penghubung antarwilayah di Jakarta adalah Stasiun Batavia yang kini di kenal Stasiun Jakarta kota.

Seiring kemajuan zaman, peran penting kemudian bergeser ke stasiun lain, salah satunya Stasiun Manggarai. Stasiun Manggarai kini menjadi stasiun penghubung untuk kereta komuter Jabodetabek. Sejumlah kereta menuju kota-kota lain di Pulau Jawa juga melintas di Stasiun Manggarai.

Setelah seabad lebih, jalur double track (DDT) juga akan beroperasi di Stasiun Manggarai untuk memperkuat layanan kereta komuter, kereta jarak jauh, dan kereta bandara.
(Krishna P Panolih/Litbang Kompas)

Stasiun Jakarta Kota

  • Pada awalnya menjadi lokasi stasiun Batavia Noord milik maskapai kereta api swasta Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) untuk rute Jakarta-Bogor dan stasiun Batavia Zuid milik maskapai Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij (BOSM) untuk rute Jakarta-Bekasi.
  • Perusahaan Kereta Api Negara Hindia Belanda, SS, kemudian membeli NISM dan BOSM untuk di jadikan stasiun baru Batavia-Benedenstad yang di resmikan pada Oktober 1929.
  • Ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya tahun 1993.

Stasiun Pasar Senen

  • Sejak 1887 stasiun ini berstatus resmi di bawah Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij (BOSM)
  • Tahun 1898 dibeli oleh Perusahaan Kereta Api Negara Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS)
  • Ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya tahun 1993.

Stasiun Jatinegara

  • Bermula sebagai Stasiun Meester Cornelis di bawah Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschappij (BOSM) yang beroperasi sejak Maret 1887 untuk rute Batavia-Bekasi, tetapi sejak 1889 diambil alih oleh Perusahaan Kereta Api Negara Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
  •  Perusahaan SS kemudian membangun stasiun baru pada 1910 yang kemudian dikembangkan pada 1923-1924.
  • Ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya tahun 1999.


Stasiun Tanjung Priok

Pertama diresmikan 2 November 1885.

  • Tahun 1914 menjadi stasiun yang dibangun Perusahaan Kereta Api Negara Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
  • Peresmian kedua, 6 April 1925, dengan peluncuran kereta listrik pertama rute Tanjung Priok-Jatinegara.
  • Pada 13 April 2009 diresmikan kembali untuk pelayanan angkutan barang, kereta rel listrik (KRL), kereta penumpang lokal, dan kereta api penumpang jarak jauh.
  • Ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya tahun 1993.
     

Stasiun Manggarai

  • Berawal dari Stasiun Boekitdoeri yang kemudian dibeli oleh Perusahaan Kereta Api Negara Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS).
  • Resmi bernama Stasiun Manggaraipada 1 Mei 1918.
  • Ditetapkan sebagai bagunan cagar budaya tahun 1993.