Halau Keluhan, Kerja Lebih Produktif

Sumber Kompas | Senin, 13 Agustus 2018

Halau Keluhan, Kerja Lebih Produktif

SATU tugas belum selesai, tugas yang lain sudah berdatangan. Semakin lama, pekerjaan kian menumpuk, mengantre untuk dituntaskan, tetapi tidak tahu bagaimana harus memulai. Inilah yang kerap kali dirasakan sebagian besar pekerja kantoran.

Alih-alih ingin lekas menyelesaikan tugas, waktu ”merenung"justru lebih banyak. Alhasil, tumpukan pekerjaan makin terbengkalai.

Datangnya pekerjaan yang bertubi-tubi bisa dijadikan sebagai tantangan. Anda dipacu untuk lebih produktif, bukan menyurutkan semangat. Jangan ada lagi waktu yang terbuang percuma hanya karena ingin melegakan diri dengan keluhan tanpa henti. Berikut ini lima cara untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Bangun lebih pagi

Aturlah pola hidup lebih baik. Kurangi waktu tidur hingga larut malam, bangunlah lebih pagi. Hari akan terasa lebih panjang. Anda bisa melakukan lebih banyak hal. Pada pagi hari, pikiran cenderung lebih tajam dan mudah diajak berkonsentrasi. Penelitian Dr Joerg Huber dari Roehampton University di Inggris memaparkan bahwa bangun pagi membuat tubuh sehat dan menciptakan mood baik. Seseorang menjadi lebih bahagia dan produktif.

Membuat rencana

Perencanaan bisa dilakukan dalam 2 cara. Pertama, merencanakan pekerjaan sehari sebelumnya. Kedua, menyusun  pekerjaan rningguan pada akhir pekan. Daftar yang telah dibuat akan membantu Anda menentukan prioritas dan mengalokasikan waktu pengerjaan. Beberapa orang gemar membuat to-do-listdi selembar kertas sebagai pengingat. Apabila ingin memanfaatkan aplikasi to-do-list dan reminder di ponsel cerdas, sejumlah aplikasi bisa diunduh.

Fokus

Setelah membuat to-do-list, saatnya Anda mulai fokus dan konsisten. Berilah tenggat waktu bagi diri sendiri, tergantung dari tingkat kesulitan pekerjaan. Misalnya, membuat target bahwa ada 3 tugas yang harus selesai dalam satu hari. Agar lebih fokus, hilangkan gangguan-gangguan yang akan muncul. Salah satunya, ponsel. Sebagian orang lebih memilih untuk mengatur profil "silent" pada ponsel dan menonaktifkan koneksi internet. lni dilakukan agar tidak tergoda memeriksa notifikasi media sosial yang berkali-kali muncul.

Istirahat

Produktif bukan berarti bekerja terus-menerus. Manfaatkanlah waktu dengan bijak. Luangkanlah waktu sekitar5-10 menit setiap1-2jam,tergantung pada tantangan dan tingkat kesulitan pekerjaan. Berikan jeda agar otak beristirahat. Anda bisa meregangkan sendi-sendi, berjalan keluar dari ruang kerja, atau melihat pemandangan hijau di sekitar kantor untuk menyegarkan kembali pandangan yang telah terpapar monitor komputer. Tentukan sendiri lama waktu yang dibutuhkan untuk istirahat agar dapat meningkatkan produktivitas.

Selain istirahat, oiahraga teratur juga memengaruhi produktivitas. Stamina tubuh yang tetap prima tentu tidak akan menjadi kendala ketika Anda :ingin bekerja. Konsentrasi pun meningkat. [GPW]