Belajar Melalui Buku, Selamat Datang di Juarabuku Online Shop

ISLAM DAN PDI PERJUANGAN: AKOMODASI ASPIRASI POLITIK UMAT

Stok Tersedia

Rp 137.000,00

Rp 123.300,00

Tanggal Terbit : 23 May 2018
Penerbit : Prenada Media

Katalog Terkait


Judul:ISLAM DAN PDI PERJUANGAN: AKOMODASI ASPIRASI POLITIK UMAT
Penulis:Dr. Idris Thaha
Penerbit:Prenada Media

Deskripsi:

PDI Perjuangan dipandang sebagai partai politik yang tidak peduli, dan bahkan menjauh dari kegiatan-kegiatan keagamaan, khususnya terkait dengan umat Islam. Fenomena politik ini menggambarkan bahwa PDI Perjuangan mengambil jarak dan posisi vis a vis dengan kalangan Muslim. Partai ini seakan menampakkan wajah yang “tidak paham” dan “tidak ramah” terhadap Islam dan masyarakat Muslim di Indonesia. Pelabelan PDI Perjuangan sebagai partai didominasi non-Muslim bukan tanpa alasan historis. Keberadaan PDI Perjuangan sebenarnya memiliki sejarah panjang dalam kehidupan partai politik di Indonesia. Partai ini dapat dikatakan sebagai kelanjutan dari PNI—partai yang diwariskan Sukarno, proklamator kemerdekaan dan presiden pertama RI. Sejarah PNI pun berlanjut pada masa-masa awal rezim Soeharto, yang diperbolehkan mengikuti pemilu pertama pada masa Orde Baru, yaitu pada 1971. Pada 1973, PNI bersama empat partai lain digabung menjadi satu partai dengan nama baru; PDI. Kelima partai itu, sebagaimana disebutkan di dalam Piagam Perjuangan, adalah PNI, IPKI, Partai Murba, Parkindo, dan Partai Katolik, yang berbeda-beda latar belakang asasnya. perbedaan latar belakang, basis sosial, sejarah, identitas, dan bahkan asas lima partai berfusi itu menjadikan PDI menjelma sebagai partai politik nasionalis yang didominasi kalangan non-Islam. PDI menjadi kendaraan politik yang ditumpangi mayoritas kalangan masyarakat dengan identitas kebangsaan dan keagamaan (Kristen dan Protestan).

Apakah benar hipotesis awal penulis,temukan jawabannya pada buku ini.

Dr. Idris Thaha

Silahkan Tulis Review Anda Dibawah Ini

Bagaimana Anda menilai produk ini? *

1 * 2 * 3 * 4 * 5 *